Skip to main content

Jual Obat Tanpa Izin Edar, Ini UU Yang Siap Menjerat

BENGKULU, TEROPONGPUBLIK. COM-Diduga dengan sengaja mengedarkan dan memproduksi obat tanpa izin.
NI (27) pemilik Apotek Paten Farma, di Jalan Soeprapto No. 107 Kelurahan Kebun Gran Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu ini harus berurusan dengan aparat kepolisian.

AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo Kapolres Bengkulu Mengatakan "Produk ilegal tampa memiliki izin resmi dari BPOM, itu semua kami dapatkan laporan masyarakat.Modus operandi dalam kasus ini berawal dari apotek tersebut menerima pasien pada tahun 2012 lalu yang membawa resep obat flek, obat malam flek dan obat malam jerawat,” ujarnya

Prianggodo melanjutkan"Resep tersebut ternyata diracik kembali dan awalnya hanya dipakai karyawan apoteker.Beriringnya waktu, sambung Prianggodo, obat tersebut dianggap hasilnya bagus dan para konsumen bertambah sehingga akhirnya diproduksi dengan jumlah banyak secara illegal.

Data terhimpun, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni 277 buah obat siang flek dan obat malam pemutih, 2 buah obat malam jerawat,1 buah lumpang kecil ukuran kecil, 1 buah stemper ukuran kecil serta dokumen-dokumen terkait perizinan apotek tersebut.

Ditambahkan Prianggodo, setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan persediaan farmasi atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar akan dijerat dengan Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.(AMG)